Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana melaksanakan audiensi bersama General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, bertempat di Aula Tjilik Riwut, Rabu (20/05).
Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pengembangan kegiatan UMKM serta promosi hasil karya warga binaan pemasyarakatan di kawasan bandara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suwarto, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Palangka Raya.
Dalam sambutannya, General Manager Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan menyampaikan apresiasi atas respon positif dari jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Tengah terhadap rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, bandara tidak hanya menjadi tempat kedatangan dan keberangkatan penumpang, tetapi juga harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pengembangan usaha masyarakat.
“Kami ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa bandara ini bukan hanya tempat datang dan pergi menggunakan pesawat, tetapi juga menjadi wadah usaha dan ruang pengembangan ekonomi masyarakat,” ujar I Made Dermawan.
Ia menjelaskan bahwa pihak bandara terus berupaya menciptakan ekosistem usaha yang mampu mengakomodir berbagai kepentingan, termasuk kegiatan UMKM dan promosi produk lokal. Salah satu lokasi yang direkomendasikan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut berada di area lantai dua sebelum pemeriksaan x-ray karena memiliki ruang yang luas dan strategis.
“Kami berharap kegiatan UMKM dapat hadir di bandara sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. Kami siap memberikan dukungan penuh sesuai protap dan SOP agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan terkemas secara menarik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergitas antarinstansi untuk mendukung pembinaan kemandirian warga binaan melalui promosi hasil karya dan kegiatan produktif di ruang publik.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan dukungan dari pihak Bandara Tjilik Riwut. Ini merupakan peluang besar untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan di Pemasyarakatan,” ungkap I Putu Murdiana.
Ia menambahkan bahwa warga binaan memiliki banyak potensi dan keterampilan yang perlu diberikan ruang untuk berkembang. Menurutnya, kehadiran produk hasil pembinaan di area bandara dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memperluas akses pemasaran produk UMKM Pemasyarakatan.
“Pembinaan tidak hanya selesai di dalam tembok lapas dan rutan, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan juga mampu menghasilkan karya yang bernilai dan berdaya saing,” jelasnya.
Lebih lanjut, I Putu Murdiana berharap koordinasi antara Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah dan pihak Bandara Tjilik Riwut dapat terus diperkuat agar rencana pelaksanaan kegiatan dapat segera direalisasikan. Ia optimistis sinergi tersebut akan memberikan manfaat besar bagi pembinaan warga binaan, pengembangan UMKM, serta peningkatan citra positif pelayanan publik di Kalimantan Tengah.
“Kami siap terus berkoordinasi dan mendukung penuh pelaksanaan program ini. Harapannya, Bandara Tjilik Riwut dapat menjadi etalase karya warga binaan dan pusat aktivitas ekonomi kreatif yang mampu menarik perhatian masyarakat luas,” tutupnya. (Red)
Tags:
Polresta Palangkaraya


