Kanwil Ditjenpas Kalteng Perkuat Komitmen Zona Integritas, Siap Wujudkan WBK-WBBM 2026







Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan Sosialisasi Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 secara virtual, Selasa (31/3).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan kementerian, termasuk jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah.

Dari Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yudo Adi Yuwono selaku Ketua Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Kantor Wilayah, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Leonard Silalahi selaku Wakil Ketua I.

Selain itu, seluruh Ketua Kelompok Kerja Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas yang optimal.

Dalam sambutan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dibacakan oleh Inspektur Wilayah I, Iwan Santoso, ditegaskan bahwa komitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel harus terus diperkuat di seluruh lini organisasi.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas pemenuhan indikator administratif, melainkan harus mampu membentuk budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

“Pembangunan Zona Integritas ini bukan sekedar memenuhi indikator, tetapi harus menjadi komitmen nyata dalam membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM Tahun 2026.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Zona Integritas di seluruh satuan kerja, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga dalam perubahan pola pikir dan budaya kerja,” ujar I Putu Murdiana.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Monitoring dan evaluasi akan kami lakukan secara berkelanjutan, sehingga setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, I Putu Murdiana mengajak seluruh jajaran untuk menjaga konsistensi dan integritas dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai insan pemasyarakatan.

“Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan berdampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama