Kebakaran Hanguskan Enam Ruang, Pemprov Kalteng Siapkan Pembangunan SMAN 1 Cempaga

Foto: Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran saat meninjau kondisi SMAN 1 Cempaga yang terbakar. (Media Disdik) 

Sampit, Newsinkalteng.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan pembangunan kembali fasilitas SMAN 1 Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang rusak akibat kebakaran pada 27 September 2026. Langkah tersebut dilakukan agar sekolah dapat kembali memiliki sarana yang memadai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar bagi 275 murid.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat meninjau langsung lokasi kebakaran bersama Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Sabtu (3/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Agustiar melihat kondisi sejumlah bangunan yang terdampak dan menegaskan penanganannya perlu segera dilakukan.

“Di sini ada 275 murid. Kami hitung-hitung kelas yang ada ini dan akan kami bangun kembali. Di situasi genting begini kita harus gerak cepat,” tegas Agustiar.

Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah fasilitas penting sekolah, meliputi kantor, ruang guru, aula, serta tiga ruang kelas. Berdasarkan keterangan pihak sekolah yang merujuk pada rilis Polres Kotim, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kulkas.

Agustiar mengatakan, meskipun penanganan dinilai terlambat, pemerintah tetap harus mengambil langkah konkret untuk memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak. Menurutnya, status SMAN 1 Cempaga sebagai sekolah di bawah kewenangan pemerintah provinsi menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan sarana pendidikan.

“Ini kan sekolah SMA, sekolah sederajat yang di bawah gubernur. Kami memang agak terlambat, tapi kan tidak ada kata terlambat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, persoalan anggaran tidak boleh membuat pembangunan kembali sekolah tertunda terlalu lama. Pemerintah, kata dia, akan menindaklanjuti kebutuhan pembangunan melalui proses teknis agar fasilitas yang rusak dapat segera dipulihkan.

“Kalau kita menunggu anggaran lagi, maka kapan lagi akan dibangun. Karena itu kan cuma tinggal teknis saja, saya kira begitu. Karena semua itu tergantung niat dan keyakinan saja lagi, semuanya bisa walaupun sedang efisiensi,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Cempaga Muhamad Toyep menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Kalteng yang meninjau langsung kondisi sekolah. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan kepastian bagi pihak sekolah dan masyarakat mengenai rencana pembangunan kembali fasilitas yang terbakar.

“Dengan adanya kunjungan dari Pak Gubernur, beliau ingin memastikan akan dibangun tahun ini juga. Kami atas nama masyarakat Cempaga dan khususnya warga yang ada di SMAN 1 Cempaga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur atas dukungan beliau yang luar biasa,” ujar Toyep. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama