![]() |
| Foto: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalteng, Yetro Midel Yoseph. |
Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id — Keterbatasan perangkat internet satelit Starlink membuat masyarakat di sejumlah wilayah pelosok Kabupaten Barito Selatan (Barsel) belum sepenuhnya menikmati akses internet. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Yetro Midel Yoseph, mengatakan perangkat yang tersedia saat ini masih diprioritaskan untuk mendukung pelayanan pemerintahan desa.
Menurut Yetro, bantuan internet satelit tersebut umumnya ditempatkan di kantor desa atau Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kondisi itu membuat akses internet belum dapat diberikan secara langsung ke rumah-rumah warga yang berada di wilayah blank spot.
“Starlink itu terbatas. Biasanya diutamakan di kantor desa atau BPD. Jadi kalau masyarakat umum belum terjangkau karena alatnya tidak satu per satu,” ujar Yetro, Senin (7/9/2026).
Ia menjelaskan, penempatan perangkat di kantor desa dilakukan agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan administrasi tetap dapat berjalan, terutama di daerah yang belum memiliki jaringan internet memadai.
Namun, keterbatasan perangkat tersebut membuat warga yang tinggal cukup jauh dari kantor desa masih mengalami kesulitan mendapatkan jaringan. Padahal, internet kini dibutuhkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi, pendidikan hingga mendukung aktivitas ekonomi.
Yetro mengatakan, sebagian masyarakat kemudian memanfaatkan jaringan yang tersedia dari menara milik perusahaan swasta di sekitar wilayah mereka. Warga yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut dapat memanfaatkan sinyal sebagai solusi sementara.
“Sebagian desa yang dekat dengan perusahaan itu, ikut menumpang sinyal dari situ. Itulah solusinya sementara,” beber Yetro.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya pemerataan akses telekomunikasi di wilayah pedesaan. Program internet satelit yang telah berjalan dinilai membantu, tetapi jumlah perangkat yang terbatas membuat manfaatnya belum dapat dirasakan seluruh masyarakat.
Karena itu, Yetro berharap pemerintah dapat meningkatkan penyediaan perangkat internet di daerah yang masih mengalami keterbatasan jaringan. Penambahan titik akses dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengandalkan jaringan di kantor pemerintahan desa.
Ia menilai akses internet yang lebih merata akan membantu masyarakat pelosok mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh informasi, mendukung pendidikan serta mengembangkan kegiatan ekonomi tanpa terkendala kondisi geografis. (red)
