![]() |
| Foto: Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah. |
Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id — Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap para tersangka dalam kasus gugurnya tiga anggota kepolisian saat menjalankan tugas di Kabupaten Katingan.
Menurutnya, proses hukum harus mampu menghadirkan rasa keadilan bagi para korban dan memberikan efek jera kepada pelaku, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Tentu berkaitan dengan ini, kita inginkan hukuman yang setimpal," kata Siti Nafsiah, Jumat (10/7/2026).
Ia menyambut baik dorongan agar para pelaku dijatuhi hukuman maksimal apabila seluruh unsur pidana yang dipersangkakan dapat dibuktikan di persidangan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap putusan harus didasarkan pada landasan hukum yang kuat.
"Tentu saja sudah ada perhitungan-perhitungannya, aturan-aturan yang mengatur berkaitan dengan itu," ujarnya.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Katingan itu berharap aparat penegak hukum dapat menjalankan seluruh proses penyidikan hingga persidangan secara optimal sehingga hukuman yang dijatuhkan benar-benar mencerminkan beratnya perbuatan para pelaku.
"Kita harapkan ini bisa dijalankan dengan maksimal, saya pikir untuk memberikan efek jera," ucapnya.
Siti Nafsiah menilai penegakan hukum yang profesional dan objektif menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan. Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh tahapan hukum tetap dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.
"Tentu saja di hitungan-hitungan ini kan ada dasar-dasarnya, kita tidak bisa sedemikian rupa saja menjatuhkan hukuman. Ada aturan sendiri yang mengatur berkenaan dengan itu," jelasnya.
Meski demikian, ia berharap putusan yang nantinya dijatuhkan mampu memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban maupun masyarakat luas.
"Tapi kita ingin tentunya hukuman itu sangat setimpal dengan perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan," pungkasnya. (red)
