Katingan, Newsinkalteng.co.id – Arus lalu lintas di ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya pada jalur Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, sempat lumpuh pada Minggu (5/7/2026) akibat ambruknya sebuah jembatan box culvert. Insiden tersebut menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas selama proses penanganan darurat.
Merespons kejadian tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat agar akses jalan nasional tersebut dapat segera difungsikan kembali.
Kepala BPJN Kalimantan Tengah, Robert Himawan Hamiseno, mengatakan bahwa langkah awal yang dilakukan adalah penimbunan menggunakan material agregat guna memulihkan akses lalu lintas.
"Penanganan darurat dilakukan dengan penimbunan menggunakan agregat agar lalu lintas dapat segera melintas. Selanjutnya, penanganan sementara maupun permanen akan segera kami solusikan. Saat ini arus lalu lintas sudah dibuka kembali dengan sistem buka-tutup atau bergantian," ujar Robert saat dihubungi dari Palangka Raya, Minggu malam.
Ia menjelaskan, setelah penanganan darurat selesai dilakukan, kendaraan sudah dapat melintasi lokasi secara bergantian. Namun demikian, kendaraan yang memiliki dimensi maupun muatan melebihi ketentuan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) masih belum diperbolehkan melintas demi menjaga keamanan konstruksi sementara.
"Kendaraan ODOL masih kami tahan sementara, terutama truk-truk besar dengan muatan berlebih," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Menurutnya, tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, BPJN Kalimantan Tengah, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah, serta Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah langsung berkoordinasi untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Yulindra menegaskan, percepatan penanganan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, agar akses jalan nasional tersebut dapat segera kembali berfungsi.
"Sesuai instruksi Bapak Gubernur Agustiar Sabran, penanganan harus segera dilakukan. Saat ini penanganan jangka pendek telah dilaksanakan secara maksimal oleh tim BPJN sehingga arus lalu lintas sudah dapat kembali dilayani secara terbatas," katanya.
Pemerintah mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang bertonase besar, untuk mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas di lokasi serta mengikuti jalur yang telah ditentukan hingga penanganan permanen terhadap jembatan box culvert selesai dilaksanakan.
