![]() |
| Foto: Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin. |
Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id — Upaya pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai membutuhkan dukungan serta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian DPRD Kalteng saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Berbagai persoalan pendidikan di daerah disampaikan untuk mendapatkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat.
Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk membawa langsung aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan pendidikan pada jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Kunjungan kerja ke Kemendikdasmen ini menjadi wadah penting bagi kami untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat terkait sistem pendidikan saat ini. Mulai dari kurikulum yang adaptif, tantangan guru di daerah, hingga akses pendidikan yang lebih merata,” ujarnya, Senin (27/7/2026).
Menurut Riska, persoalan pendidikan di Kalteng tidak dapat disamakan sepenuhnya dengan daerah lain. Luas wilayah dan kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
Wilayah yang luas menyebabkan masih adanya daerah yang sulit dijangkau. Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap pemerataan tenaga pendidik, ketersediaan fasilitas sekolah, serta pelaksanaan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan.
Karena itu, ia berharap kebijakan pendidikan yang disusun pemerintah pusat dapat mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah. Penyesuaian tersebut dinilai penting agar program nasional dapat diterapkan secara efektif di lapangan.
Riska juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, keberadaan guru yang kompeten dan tersebar secara merata merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Kalteng.
Selain itu, dukungan terhadap sarana dan prasarana sekolah juga perlu menjadi perhatian, khususnya bagi satuan pendidikan yang berada di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses.
Ia menegaskan DPRD Kalteng akan terus mendorong komunikasi dengan pemerintah pusat agar berbagai kebutuhan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program yang sesuai dengan kondisi daerah.
“Harapan kami, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat sehingga program pendidikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak di Kalteng,” pungkasnya. (red)
