Perketat Pengawasan UPT Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Kalteng Beserta Tim Geledah Kamar Hunian WBP




Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Tim Gabungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah melaksanakan razia blok hunian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya sebagai langkah deteksi dini dan penguatan pengamanan pada Kamis malam (21/5).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suwarto, serta dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana.

Razia tersebut dilaksanakan sebagai bentuk respon cepat Kantor Wilayah usai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan menyikapi kasus-kasus menonjol yang terjadi dan menjadi perhatian publik. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Kantor Wilayah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan maupun lapas.

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Bidang Keamanan Kantor Wilayah dan regu piket saat itu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lima kamar hunian yang dipilih secara acak saat pelaksanaan kegiatan. Pemeriksaan dilakukan dengan teliti terhadap barang-barang milik warga binaan guna mencegah adanya barang terlarang di dalam blok hunian.


Dalam pelaksanaan razia, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian berupa pisau rakitan, handphone, charger, kipas angin, pemanas air, dan kabel terminal. Temuan tersebut langsung diamankan oleh petugas untuk selanjutnya dilakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut kemudian dimusnahkan.

Temuan lainnya yang menjadi perhatian ialah adanya bong yang diduga digunakan sebagai alat konsumsi narkoba di salah satu kamar hunian warga binaan. Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas segera melakukan tes urine terhadap 19 orang penghuni kamar.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebanyak 12 orang warga binaan dinyatakan positif, sementara 7 orang lainnya menunjukkan hasil negatif. Proses pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan sebagai bagian dari langkah penegakan disiplin serta pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Menanggapi hasil tersebut, Kepala Kantor Wilayah, I Putu Murdiana, langsung memerintahkan Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suwarto beserta tim dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan untuk segera melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap seluruh warga binaan yang dinyatakan positif. Selain itu, mereka juga langsung diamankan di sel khusus guna kepentingan pemeriksaan dan pengawasan lebih lanjut.


“Razia ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran keamanan di dalam rutan,” tegas I Putu Murdiana.

Ia menambahkan bahwa langkah cepat yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menjaga marwah pemasyarakatan agar tetap bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang. Ia menegaskan, pengawasan dan razia akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami telah memerintahkan agar seluruh warga binaan yang hasil tesnya positif segera dilakukan pemeriksaan mendalam dan ditempatkan di sel khusus. Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap zero narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Dari hasil pemeriksaan nantinya akan kami jadikan dasar untuk mengambil tindakan tegas selanjutnya,” ujar I Putu Murdiana.


Ia menegaskan bahwa seluruh hasil temuan dalam razia tersebut akan dilaporkan secara menyeluruh kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pelaksanaan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.

“Seluruh hasil temuan akan kami laporkan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Hal ini sebagai bukti nyata bahwa kami tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran dan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi di lingkungan pemasyarakatan,” tegas I Putu Murdiana.

Lebih lanjut, ia juga meminta seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Tengah agar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan di lingkungan kerja masing-masing. Menurutnya, sinergi dan konsistensi petugas menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi pemasyarakatan yang aman dan tertib.(Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama