Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Polsek Rakumpit Polresta Palangka Raya melakukan pendataan terhadap lokasi sekolah yang akses jalannya terkendala akibat keberadaan sungai maupun jurang tanpa fasilitas penyeberangan, khususnya ketika musim penghujan tiba, Sabtu (29/11/2025).
Pendataan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Rudiyanto bersama perangkat Kelurahan Petuk Barunai, RT/RW, serta tokoh masyarakat guna memastikan data akurat terkait akses pendidikan yang berisiko bagi pelajar.
Dari hasil koordinasi dan pengecekan lapangan, ditemukan dua titik akses menuju sekolah yang mengalami hambatan signifikan:
1. Jembatan Petuk Barunai – Bukit Sua mengalami kerusakan akibat tergerus naiknya air sungai. Jalur tersebut merupakan akses harian warga dan guru dari Mungku Baru, Bukit Sua, maupun Petuk Barunai.
2. Akses Petuk Barunai menuju Panjehang tidak memiliki jembatan, sehingga saat air dalam para pelajar SMP dan SMK—sekitar 15 siswa—harus menggunakan kelotok, bahkan berenang ketika debit air meningkat.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rakumpit Iptu Didik Suhardianto menyebutkan bahwa pendataan tersebut penting untuk memastikan keselamatan pelajar.
“Kami berharap data ini dapat menjadi perhatian pihak terkait, karena akses yang berisiko dapat membahayakan para siswa.
Polsek Rakumpit akan terus memantau dan berkoordinasi agar keselamatan masyarakat, khususnya pelajar, tetap terjamin,” ujarnya.
Kegiatan pendataan berlangsung aman dan menjadi bagian dari upaya Polsek Rakumpit dalam mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih baik, khususnya pada sektor pendidikan.
(dk_reborn168)
Tags:
Polresta Palangkaraya
