Pangkalan Bun, Newsinkalteng.co.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana meresmikan dan mengukuhkan Tim Griya Abhipraya “JAGO” di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun, Rabu (27/8).
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pembimbingan, pendampingan, dan pemberdayaan kepada klien Pemasyarakatan.
Acara dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun Herry Anggara beserta jajaran, Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun Herry Ramdan, Kepala Lapas Kelas III Sukamara Fajar Nurcahyono Assyifa, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kabupaten Kotawaringin Barat.
Hadir pula perwakilan Forkopimda seperti Asisten Administrasi Umum Setda Kotawaringin Barat Syahrudin mewakili Bupati, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres, Dandim 1014, dan sejumlah pejabat instansi lainnya.
Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun, Herry Anggara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa terbentuknya Tim Griya Abhipraya ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi dalam membangun kemandirian klien pemasyarakatan.
Selanjutnya, Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memberikan sambutan sekaligus menekankan pentingnya peran Griya Abhipraya sebagai ujung tombak pembinaan lanjutan.
“Griya Abhipraya ini bukan sekedar simbol, tetapi rumah harapan bagi para klien Pemasyarakatan untuk bangkit, berdaya, dan kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan serta mental yang lebih baik,” tegas Putu Murdiana.
Sebagai puncak acara, Kakanwil secara resmi mengukuhkan Tim Griya Abhipraya “JAGO” Bapas Kelas II Pangkalan Bun berdasarkan SK Nomor WP17.PAS.16.OT.01.03-1411 Tahun 2025. Pengukuhan ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita pada ruang sekretariat Griya Abhipraya “JAGO”.
Dalam kesempatan itu, I Putu Murdiana juga menegaskan komitmen pemasyarakatan untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap klien pemasyarakatan mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Melalui wadah ini, mereka akan didampingi, dibina, dan diberdayakan agar tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” ujarnya.
Dengan terbentuknya Tim Griya Abhipraya “JAGO” di Bapas Kelas II Pangkalan Bun, diharapkan pelayanan pembimbingan dan pemberdayaan klien Pemasyarakatan semakin optimal, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan fungsi Pemasyarakatan di wilayah Kalimantan Tengah.
(Red)
Tags:
Lapas/Rutan Kalteng