Kakanwil Ditjenpas Kalteng Laksanakan Monitoring di Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun




Pangkalan Bun, Newsinkalteng.co.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, melaksanakan monitoring sarana prasarana dan laporan administrasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun, Rabu (27/8).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penyelenggaraan tugas Pemasyarakatan berjalan sesuai standar, baik dari segi pelayanan maupun tata kelola administrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil beserta jajaran didampingi langsung oleh Kepala Lapas Pangkalan Bun, Herry Muhamad Ramdan, dan pejabat struktural. Rombongan meninjau kondisi sarana prasarana layanan yang ada di Lapas serta mendengarkan penjelasan capaian kinerja dan kendala dari masing-masing bidang.

Monitoring difokuskan pada ketersediaan fasilitas dasar, kelayakan sarana pendukung, serta kesesuaian pemanfaatan ruang dan peralatan dengan standar pelayanan Pemasyarakatan. Salah satu perhatian utama dalam peninjauan adalah renovasi klinik Lapas Pangkalan Bun, yang menjadi prioritas program akreditasi klinik seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kalimantan Tengah.

Selain sarana prasarana, Kakanwil juga meninjau laporan administrasi dari setiap bidang, mulai dari keamanan, pembinaan, perawatan, registrasi, hingga umum/kepegawaian. Hal ini dilakukan untuk memastikan tertib administrasi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.


“Monitoring ini bukan hanya sekedar kegiatan rutin, tetapi juga sebagai bentuk evaluasi menyeluruh. Administrasi yang tertib dan sarana prasarana yang terpelihara dengan baik akan berdampak langsung pada kualitas layanan serta keberhasilan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan,” ujar I Putu Murdiana.

Kakanwil juga menegaskan pentingnya keteraturan dalam penyusunan laporan administrasi secara periodik, transparan, dan terdokumentasi.

“Kami mendorong seluruh jajaran untuk menjaga konsistensi dalam pelaporan dan pemeliharaan sarana. Ini merupakan kunci dalam mewujudkan pemasyarakatan yang efektif, efisien, serta humanis sesuai dengan tujuan pembinaan,” tutup I Putu Murdiana.

(Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama