Tantangan Fiskal Menguat, Legislator DPRD Kalteng Dorong Pemprov Optimalkan PAD

Foto: Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono. 

Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id — DPRD Kalimantan Tengah meminta Pemerintah Provinsi Kalteng memperkuat strategi pengelolaan keuangan daerah di tengah kondisi fiskal yang masih menghadapi berbagai tantangan. Efisiensi anggaran dan optimalisasi pendapatan dinilai menjadi langkah penting agar pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, mengatakan pemerintah daerah perlu menyusun langkah yang tepat dan terukur untuk memastikan keterbatasan anggaran tidak menghambat program-program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden memiliki posisi strategis dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pengelolaan anggaran berjalan lebih efektif.

“Sekda memiliki peran penting dalam memastikan seluruh OPD bergerak secara terkoordinasi, sehingga persoalan keuangan daerah perlu dihadapi dengan langkah yang konkret dan terukur,” ujar Purdiono, Kamis (23/7/2026).

Ia mengatakan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah dinilai perlu mengidentifikasi dan mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan yang dapat dikembangkan sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi belanja, Purdiono meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap seluruh program dan kegiatan. Anggaran yang tersedia harus diprioritaskan untuk sektor yang benar-benar dibutuhkan masyarakat serta memiliki dampak terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, efisiensi bukan berarti mengurangi seluruh belanja pemerintah, melainkan memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan manfaat dan hasil yang jelas.

“Yang paling penting adalah bagaimana anggaran yang terbatas dapat digunakan secara tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Purdiono juga menekankan pentingnya koordinasi antar-OPD. Setiap perangkat daerah harus memiliki pemahaman yang sama mengenai prioritas pembangunan dan kondisi kemampuan keuangan daerah.

Dengan koordinasi yang lebih kuat, ia menilai potensi terjadinya tumpang tindih program maupun penggunaan anggaran yang kurang efektif dapat diminimalkan.

Ia berharap Sekda bersama jajaran Pemprov Kalteng dapat mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal daerah. Penguatan pendapatan dan pengendalian belanja, menurutnya, harus berjalan beriringan agar pelayanan publik tetap terjaga.

Purdiono menegaskan DPRD Kalteng akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan pengelolaan keuangan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia berharap kondisi keuangan daerah tidak mengurangi kualitas pelayanan publik maupun menghambat pembangunan yang telah direncanakan di berbagai wilayah Kalteng. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama