Legislator DPRD Kalteng Dorong Penguatan Dukungan bagi Kader Posyandu

Foto: Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan. 

Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id — DPRD Kalimantan Tengah meminta pemerintah daerah memperkuat dukungan terhadap kader Posyandu yang selama ini berperan penting dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat di desa dan kelurahan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan, mengatakan keberadaan kader Posyandu tidak dapat dipandang sebelah mata karena mereka menjadi salah satu penggerak utama berbagai program kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, kader Posyandu memiliki tugas yang cukup luas, mulai dari membantu pemantauan kesehatan ibu dan anak, tumbuh kembang balita, pencegahan stunting, hingga memberikan informasi dan edukasi mengenai pola hidup sehat.

“Para kader Posyandu memiliki peran besar dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat,” ujar Tomy, Rabu (22/7/2026).

Ia mengatakan, kontribusi tersebut perlu diimbangi dengan perhatian yang lebih serius terhadap kesejahteraan para kader. Sebab, sebagian besar kader Posyandu menjalankan tugas secara rutin dengan dukungan insentif yang masih relatif terbatas.

Tomy menyebut persoalan kesejahteraan kader Posyandu juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada DPRD. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu mencari langkah yang tepat untuk meningkatkan dukungan terhadap mereka.

Menurutnya, peningkatan insentif bukan sekadar bentuk penghargaan atas pengabdian kader, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.

“Penghargaan terhadap pengabdian kader perlu mendapat perhatian agar mereka tetap memiliki semangat dan motivasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain insentif, Tomy juga mendorong pemerintah memperhatikan kebutuhan penunjang kegiatan Posyandu. Dukungan sarana, pembinaan, serta peningkatan kapasitas kader dinilai dapat membantu mereka menjalankan tugas dengan lebih optimal.

Ia menilai penguatan kapasitas kader penting karena tantangan pelayanan kesehatan di masyarakat terus berkembang. Kader harus memiliki pengetahuan yang memadai agar dapat membantu menyampaikan informasi kesehatan secara tepat kepada warga.

Tomy berharap pemerintah daerah dapat memasukkan kebutuhan kader Posyandu sebagai bagian dari perencanaan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan, semakin baik dukungan yang diberikan kepada kader, maka semakin besar pula peluang Posyandu menjalankan fungsinya secara maksimal di tingkat desa dan kelurahan.

“Peningkatan kesejahteraan dan dukungan terhadap kader Posyandu diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kalteng,” pungkasnya. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama