Wakil Ketua II DPRD Kalteng Soroti Realisasi Pendapatan Daerah yang Masih Rendah

Foto: Wakil Ketua II DPRD Kalteng, M. Ansyari. 

Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menyoroti realisasi pendapatan daerah yang hingga awal Juni 2026 masih berada di kisaran 32 persen dari target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, capaian tersebut perlu menjadi perhatian serius karena keberhasilan pelaksanaan program pembangunan daerah sangat bergantung pada kemampuan pemerintah mencapai target pendapatan hingga akhir tahun anggaran.

“Harapan kita pada November nanti realisasi pendapatan bisa mencapai 100 persen. Jika target pendapatan tidak tercapai, maka pelaksanaan program pembangunan juga akan terdampak,” kata Ansyari, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, angka realisasi tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD dan sejumlah perangkat daerah terkait. Karena itu, DPRD berencana kembali meminta penjelasan dari instansi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan pendapatan daerah.

Ansyari mengatakan DPRD ingin mengetahui secara rinci berbagai faktor yang menyebabkan realisasi pendapatan belum sesuai harapan, sekaligus memastikan adanya langkah konkret untuk mempercepat pencapaian target.

Menurutnya, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah serta perangkat daerah terkait perlu menyusun strategi yang lebih efektif agar potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan.

“Kalau memang ada kendala, maka harus dicari solusi bersama. Karena apabila realisasi pendapatan hanya mencapai sekitar 80 persen, maka pelaksanaan pembangunan juga berpotensi tidak berjalan secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan target pendapatan daerah dapat tercapai sehingga program-program pembangunan yang telah direncanakan tidak mengalami hambatan akibat keterbatasan anggaran. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama