.jpeg)
Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Gubernur Agustiar Sabran secara resmi meluncurkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang dirangkai dengan pelaksanaan perdana Huma Betang Night 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya, Sabtu (2/5/2026) malam.
Peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian agenda peringatan hari jadi provinsi, sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian budaya dan nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat Kalimantan Tengah.
“Huma Betang Night ini semangat kita untuk terus menjaga nilai kearifan lokal. Di tengah perkembangan zaman yang cepat, kita harus maju, tapi budaya jangan sampai dilupakan, jangan sampai layu,” tegas Agustiar Sabran.
Selain peluncuran Huma Betang Night, pemerintah provinsi juga memperkenalkan sejumlah inovasi pelayanan publik dan penguatan infrastruktur strategis. Beberapa di antaranya meliputi peresmian RTH Bundaran Besar, penguatan fitur QRIS Merchant Bank Kalteng untuk mendukung percepatan digitalisasi ekonomi, hingga peluncuran kanal pengaduan masyarakat “Lapor Pak Gub Kalimantan Tengah”.
Menurut Agustiar, kanal tersebut dihadirkan sebagai sarana komunikasi terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan persoalan secara cepat, transparan, dan tepat sasaran.
“Kalau ada permasalahan pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, atau ketidakadilan yang tidak terselesaikan, laporkan kepada kami. Ingat, keberadaan kami adalah pelayan masyarakat, bukan bos Bapak Ibu sekalian,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden menyampaikan Huma Betang Night dirancang sebagai ruang ekspresi budaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga ruang publik yang inklusif serta upaya memperkuat ekonomi daerah melalui keterlibatan sekitar 100 pelaku UMKM lokal.
Peluncuran ditandai dengan prosesi hitung mundur dan penekanan sirene sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Acara turut dihadiri Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan ribuan warga.
Suasana malam pembukaan berlangsung meriah. Lagu daerah “Isen Mulang” mengiringi kedatangan gubernur dan rombongan yang disambut antusias masyarakat. Kemeriahan semakin terasa lewat berbagai penampilan seni budaya, mulai dari tari tradisional, pertunjukan karungut dan badeder, hingga hiburan musik dari sejumlah artis daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan stan UMKM di kawasan Bundaran Besar oleh gubernur beserta rombongan, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat lokal.[MMC/Red]
Tags:
Pemprov Kalteng