Gubernur Kalteng Tutup FBIM 2026, Kabupaten Barito Utara Sabet Juara Umum

Foto: Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran saat menyerahkan piala FBIM kepada Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. 

Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id — Kabupaten Barito Utara berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada malam penutupan FBIM yang dirangkai dalam Huma Betang Night di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026) malam.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada para pemenang setelah rangkaian festival budaya berlangsung selama tujuh hari, sejak 17 hingga 23 Mei 2026.

Selain menjadi Juara Umum, Kabupaten Barito Utara juga keluar sebagai juara pertama pada kategori Karnaval Budaya tingkat kabupaten dan kota. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh daerah yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan festival budaya tahunan tersebut.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang terus menjaga kerukunan dan keharmonisan dengan spirit Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk bersama-sama membangun Kalimantan Tengah yang maju, sejahtera, dan bermartabat menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujar Agustiar Sabran.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyebut FBIM tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mendorong pergerakan sektor perhotelan, UMKM, hingga pedagang kecil selama penyelenggaraan berlangsung.

"Selain berdampak positif bagi para praktisi dan pelestari budaya, FBIM juga memacu perputaran roda perekonomian daerah, khususnya sektor perhotelan atau penginapan, UMKM, dan pedagang kecil," kata Linae.

Malam penutupan yang dihadiri ribuan masyarakat itu sekaligus menjadi puncak peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Berbagai penampilan seni dan budaya turut memeriahkan acara sebelum diumumkannya para juara dari seluruh cabang perlombaan yang digelar selama festival berlangsung. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama