22 Ribu Anak Laki-Laki di Kalteng Jadi Target Imunisasi HPV 2026


Palangka Raya, Newsinkalteng.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan setempat akan memperluas cakupan imunisasi dengan menyasar anak laki-laki dalam program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) yang dijadwalkan mulai Agustus 2026. Program ini akan dilaksanakan bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan diberikan tanpa dipungut biaya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, dr. Riza Syahputra, MAP, mengungkapkan bahwa kelompok sasaran mencakup siswa laki-laki kelas 5 SD/MI atau sederajat, serta anak laki-laki berusia 11 tahun yang tidak mengenyam pendidikan formal.

Pelaksanaan imunisasi ini, kata dia, merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas perlindungan kesehatan sejak usia dini, khususnya terhadap infeksi virus HPV yang berisiko menimbulkan berbagai jenis kanker.

“Program ini akan dimulai pada Agustus 2026, bertepatan dengan kegiatan BIAS. Sasaran utamanya adalah anak laki-laki usia sekolah dan yang tidak bersekolah dengan usia setara,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis (23/4).

Dinas Kesehatan mencatat, jumlah target penerima vaksin pada tahap awal mencapai 22.064 anak yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Pemerintah memastikan ketersediaan vaksin serta pelaksanaannya dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

Menurut dr. Riza, pemberian vaksin HPV tidak hanya penting bagi perempuan, tetapi juga laki-laki. Hal ini karena virus HPV diketahui menjadi penyebab utama kanker serviks pada perempuan, serta berkontribusi terhadap kanker penis pada laki-laki.

“Imunisasi ini merupakan langkah preventif untuk menekan risiko infeksi HPV yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan di masa mendatang,” jelasnya.

Melalui program ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi semakin meningkat. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan penyakit berbasis keluarga dan memperluas perlindungan kesehatan secara menyeluruh tanpa memandang jenis kelamin.(Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama